Tumpukan Barang Bekas di Kabupaten Mojokerto Alami Kebakaran, Api Sulit Dipadamkan ~ Jurnalmojo | Berita terbaru hari ini
RUNNING NEWS :
Loading...

Tumpukan Barang Bekas di Kabupaten Mojokerto Alami Kebakaran, Api Sulit Dipadamkan

-

Baca Juga

Petugas Damkar sedang mencoba memadamkan api (FOTO : Facebook mojokerto terkini)
Petugas damkar sedang mencoba memadamkan api (FOTO : Facebook mojokerto terkini) 

MOJOKERTO (jurnalMojo.id) – Kebakaran hebat terjadi di Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Kebakaran tersebut menimpa tumpukan barang bekas yang terletak di belakang rumah salah satu warga. Kebakaran bermula ketika pemilik barang bekas membakar sampah di sekitar lokasi, Selasa (28/2/2023) sekira pukul 17.00 WIB. 

Menurut pemilik barang bekas yakni Sugianto (42), jika sebelumnya ia memembakar sampah di sekitar lokasi. Diduga api merembet ke barang bekas yang berisi material yang mudah terbakar. 

"Niat saya membakar sampah di sekiar lokasi, tetapi sepertinya api menjalar ke barang bekas berbahan mudah terbakar sehingga terjadilah kebakaran. Saya awalnya tidak tahu, saya mengetahui jika tumpukan barang bekas yang ada di belakang rumah terbakar setelah diberitahu tetangga saya," kata Sugianto. 

Dengan dibantu warga, pemilik membongkar tumpukan barang bekas yang belum terbakar agar tidak merembet. Warga berupaya memadamkan api dengan menggunakan selang air sebelum petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) datang, Kemudian barulah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto datang ke lokasi kejadian. 

Ada empat unit mobil Damkar diterjunkan ke lokasi kebakaran, dua diantaranya berkapasitas 3.000 liter. Empat unit mobil Damkar yang bolak-balik ke sungai mengisi air. Petugas sudah berupaya untuk memadamkan api, karena tumpukan barang bekas tersebut berisi bahan dari plastik sehingga membuat petugas kesulitan memadamkan api itu. 

Kebakaran di tumpukan barang bekas milik Sugianto mengundang perhatian masyarakat sekitar sehingga banyak masyarakat memenuhi lokasi kebakaran dekat pemukiman padat penduduk tersebut. Dari kejadian ini pemilik mengalami kerugian yang besar. 

"Barang yang terbakar merupakan tumpukan barang bekas dengan harga yang tinggi. Seperti botol plastik. Perkiraan kerugian akibat kebakaran tersebut antara Rp70 juta sampai Rp75 juta," ucapnya. (raw/jek)

Mungkin Juga Menarik × +

 
Atas
Night Mode