Pengusaha Kubah Motif Sukses, Berawal Dari Menjalin Kemitraan Kerja ~ Jurnalmojo | Berita terbaru hari ini
RUNNING NEWS :
Loading...

Pengusaha Kubah Motif Sukses, Berawal Dari Menjalin Kemitraan Kerja

-

Baca Juga

Suasana Workshop CV. Karya Kubah Motif (Foto : Yogi Prasetyo/jurnalMojo)
Suasana Workshop CV. Karya Kubah Motif (Foto : Yogi Prasetyo/jurnalMojo)
MOJOKERTO (jurnalMojo.id) — Kubah merupakan bagian terpenting dari sebuah masjid. Semakin bagus kubahnya, maka semakin bagus pula masjidnya. Kubah sendiri dulunya dibuat dari bahan beton, tetapi bahan ini memiliki beberapa kekurangan yaitu lebih berat, rentan terhadap retakan dan kebocoran, juga kemungkinan ambruknya lebih besar jika berada di daerah rawan gempa.

Kini kubah dibuat dari bahan konstruksi galvalum yang lebih ringan dan lebih kuat daripada bahan beton. Salah satu usaha pembuatan kubah masjid dari bahan ini adalah CV Karya Kubah Motif, yang berada di Dusun Kaligoro RT. 02 RW. 03, Desa Kaligoro, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Pemilik usaha yaitu Dian Saputro(42) atau yang akrab di panggil Dian.

Dian mulai merintis usaha pembuatan kubah motif pada tahun 2010 dengan menjalin kemitraan kerja, dimana ada salah seorang temannya yang punya keahlian di bidang tersebut tapi tidak punya modal. Dian pun mengajaknya untuk bergabung dan mendirikan usaha bersama.

Selain menekuni usaha pembuatan kubah, Dian juga sudah menggeluti usaha jual beli besi tua terlebih dahulu. Namun karena dirasa prospek dan omset pembuatan kubah lebih besar, ia akhirnya fokus untuk menekuni usaha tersebut.

Di tahun 2014, Dian dan mitra kerjanya tidak lagi menjalin kerja sama, sehingga ia pun membuka usaha pembuatan kubah motif sendiri. Untuk saat ini ia sudah punya 23 orang karyawan yang terdiri dari bagian workshop 16 orang, dan bagian lapangan 7 orang. Dimana kebanyakan karyawannya berasal warga sekitar baik tetangga ataupun saudaranya.

"Saya hampir 4 tahun bekerja disini di bagian pemotongan plat untuk panel kubah, biasanya dalam sehari saya bisa menghasilkan 500 potong plat," ujar Rizky budi arisetyawan (23), salah seorang karyawan CV Karya Kubah Motif.

Berkat kerja keras dan ketekunannya, akhirnya usaha pembuatan kubah miliknya bisa seperti sekarang. "Namanya orang baru merintis karir pasti jalannya tidak mulus, ya saya tekuni dan telateni saja. Saya harus keliling kota dan  pulau untuk memasarkan kubahnya," ujar Dian.

CV Karya Kubah Motif memproduksi 3 macam bahan kubah, mulai dari bahan  galvalum finishing cat, enamel teflon  finishing cat, dan yang terbaru dari bahan stainless steal bercorak emas. Bahan stainless steal saat ini sedang trend, karena corak dan finishingnya yang berbeda dari bahan galvalum maupun enamel teflon. Proses pembuatan kubah sendiri dimulai dari pembuatan rangka. Rangka kubah dibuat dari pipa batangan yang dibentuk dan disetting sedemikian rupa.

Selanjutnya, untuk bagian atap panelnya dibuat dari plat lembaran galvalum yang dipotong dan dicetak. Terakhir, atap panel tersebut dirangkai dengan rangka kubah dan diberi finishing cat.

Dian Saputro sedang mengecek hasil atap panel kubah yang sudah jadi (Foto : Yogi Prasetyo/jurnalMojo)
Dian Saputro sedang mengecek hasil atap panel kubah yang sudah jadi (Foto : Yogi Prasetyo/jurnalMojo)

Pada umumnya kubah yang dibuat berdiameter 4-10 meter. Ukuran diameter kubah bermacam-macam tergantung pesanan dari pihak panitia pembangunan masjid.

"Kami tidak membatasi, berapapun ukuran yang diminta akan kami layani, bahkan ada yang meminta ukuran diameter kubah sampai 41 meter," tambahnya.

Dian sudah memiliki pelanggan hampir di seluruh wilayah provinsi Indonesia mulai dari Flores, Maluku, Jambi, Kalimantan,  dan juga Bali. Untuk pemesanan terbanyak berasal dari Banyuwangi dan Mojokerto yang bisa mencapai 50 pesanan kubah. Untuk masalah pengiriman, sistemnya bertahap dimulai dari pengiriman rangka kubah dulu, setelah itu baru panel atap kubahnya. Seluruh pengiriman ditanggung oleh pihak CV Karya Kubah Motif.

Pada tahun 2020, Dian kembali menjalin kerja sama dengan menggandeng mitra kerja yaitu seorang yang masih muda dan berkompeten di bidang tersebut. Hal itu dilakukan untuk melebarkan sayap bisnis kubah motif miliknya.

"Alhamdulillah saya sudah bergabung menjadi mitra pak Dian mulai tahun 2020. Saya disini posisinya sebagai wakil dari pak Dian selaku pemilik CV Karya Kubah Motif. Saya juga bertanggung jawab memegang keuangan dan juga pembelian bahan-bahan," ungkap Saifan Zafiri(28), Mitra kerja Dian Saputro yang baru.

Untuk omset dari CV Karya Kubah Motif adalah menggunakan sistem presentase profit yaitu 20% dari nilai kontrak, bahkan bisa lebih dari itu.(yog/jek)
Mungkin Juga Menarik × +

 
Atas
Night Mode