Menilik Kampung Anggur di Mojokerto, Sebagai Destinasi Wisata Edukasi Berbasis Agrowisata ~ Jurnalmojo | Berita terbaru hari ini
RUNNING NEWS :
Loading...

Menilik Kampung Anggur di Mojokerto, Sebagai Destinasi Wisata Edukasi Berbasis Agrowisata

-

Baca Juga

Pesona wisata kampung anggur majapahit di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto (Foto : Fera Meilia Ananda Putri/jurnalMojo)
Pesona wisata kampung anggur majapahit di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto (Foto : Fera Meilia Ananda Putri/jurnalMojo) 

MOJOKERTO (jurnalMojo.id) – Saat ini banyak sekali perkampungan yang unik sehingga bisa menarik para wisatawan, seperti halnya Kampung Anggur Majapahit. Kampung Anggur Majapahit merupakan sebuah kampung yang desanya dipenuhi dengan tanaman anggur.

Dinamakan Kampung Anggur Majapahit sebab tempatnya berada di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Ketua kelompok tani yaitu Aan Iqbal (37), warga Desa Kedungmaling, Mojokerto mengatakan bahwa Kampung Anggur Majapahit ini tempat wisata yang masih belum sepenuhnya jadi namun sudah diresmikan Bupati. Banyak pengunjung yang berminat mengunjungi tempat ini sebab perkebunan anggur serta wisata petik anggur juga jarang ditemukan.

"Iya desa ini bisa disebut sebagai tempat wisata karena sudah diresmikan oleh Bupati sebagai Wisata Kampung Anggur Majapahit, tapi masih baru pondasi awal ada sedikit tanaman ada gazebo ada pujasera namun ya belum begitu aktif, akan tetapi banyak orang dari luar kota yang kesini untuk wisata petik anggur," ucap Aan Iqbal, Sabtu (28/01/2023).

Perkebunan anggur sendiri awalnya hanya dilakukan oleh Ketua kelompok tani ini pada tahun 2018, kemudian dibentuklah kelompok tani sejumlah 20 orang dari pemuda desa. Kelompok tani ini awalnya juga belajar, hingga pada akhirnya bersatu untuk membuat tempat wisata perkebunan anggur di desa tersebut. Tempat yang mulanya sungai kumuh kotor dan banyak sampah namun sekarang disulap menjadi kampung anggur yang bersih, kemudian diresmikanlah oleh Bupati pada tahun 2021.

"Awalnya saya sendiri, lalu saya ngajari beberapa orang dan membentuk kelompok, karena kami kelompok dan harus kompak, maka tiap desa menyambut dengan dukungan yang besar, apalagi perkebunan anggur sendiri kan juga belum ada di mojokerto maka dibuatlah tempat wisata dan akhirnya diresmikan oleh Bupati," terangnya.

Banyaknya tanaman buah anggur yang merambat di sepanjang jalan kampung  (Foto : Fera Meilia Ananda Putri/jurnalMojo)
Banyaknya tanaman buah anggur yang merambat di sepanjang jalan kampung  (Foto : Fera Meilia Ananda Putri/jurnalMojo)

Selain sebagai tempat wisata ternyata Kampung Anggur ini juga mengedukasi berbasis agrowisata bagi setiap pengunjung. Disini pengunjung bisa belajar agar mengetahui macam-macam jenis anggur hingga belajar proses pembibitan, perawatan, dan pembuahan serta pengunjung akan dikenalkan bahwa semua rangkaian kegiatan di tempat wisata ini memanfaatkan sektor pertanian atau perkebunan sebagai objek utamanya.

"Disini pengunjung bisa belajar dari pembibitan, perawatan, sampai pembuahan, Selain itu pengunjung juga bisa belajar mengenal banyaknya jenis anggur disini, seperti anggur hijau, anggur merah, serta anggur hitam. Jumlahnya kisaran 50 an jenis 20 batang bawah, 30 yang jenis import," pungkasnya.

Sementara itu, anggota kelompok tani Kampung Anggur Majapahit yaitu Lukman Hakim (42), warga Desa Kedungmaling, Mojokerto juga sering membuat bibit sendiri, terdapat banyak bibit anggur di depan teras rumahnya.

"Iya saya sebagai anggota kelompok tani dari mulai berdiri, sekitar 2 tahunan. Saya disini membantu serta merawat pembibitan buah anggur, untuk bibit anggurnya sendiri ini saya buat dengan cara okulasi," ulasnya. (fer/jek)
Mungkin Juga Menarik × +

 
Atas
Night Mode