Menarik, Pemuda di Mojokerto Berjualan Kopi Keliling Di Pinggir Hamparan Sawah ~ Jurnalmojo | Berita terbaru hari ini
RUNNING NEWS :
Loading...

Menarik, Pemuda di Mojokerto Berjualan Kopi Keliling Di Pinggir Hamparan Sawah

-

Baca Juga

Khoiru Habibi menyeduh kopi yang telah dipesan pembeli (FOTO : Roy Antok Wibowo/jurnalMojo)
Khoiru Habibi menyeduh kopi yang telah dipesan pembeli (FOTO : Roy Antok Wibowo/jurnalMojo)
MOJOKERTO (jurnalMojo.id) – Kopi keliling bisa menarik generasi milenial, terutama penikmat kopi, apalagi jika jualannya di hamparan sawah maka membuat banyak yang datang membeli karena tempatnya cocok digunakan untuk nongkrong.

Penjual kopi keliling  kini menjadi trending tersendiri bagi kalangan muda-mudi yang ada di sekitar persawahan Penompo Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto. Puluhan melenial yang sedang membeli, menyeruput kopi sambil menikmati indahnya hamparan padi di sawah sembari ngobrol dan bercengkerama bersama teman-temannya.

Pedagang kopi keliling tersebut adalah Khoiru Habibi (20) warga Penompo, Jetis Mojokerto. Pedagang kopi tersebut mengaku masih baru berjualan kopi keliling dikarenakan terinspirasi dari temannya.

"Saya jualan kopi keliling dari awal-awal bulan Januari ini, ide saya berjualan pun terinspirasi dari teman saya, karena saya melihat ternyata banyak sekali anak muda yang suka ngopi di sekitar persawahan selain itu di area tempat saya tinggal juga belum ada yang berjualan kopi keliling persawahan, sehingga membuat saya tertarik berjualan yang sama, meski sama-sama berjualan kopi keliling tetapi tempat jualan kita berbeda. Teman saya Berjualan di persawahan Mojoranu, Sooko Mojokerto. Sedangkan saya berjualan di persawahan Penompo, Jetis Mojokerto," kata Khoiru Habibi, Minggu (22/01/2023).


Pedagang kopi keliling buka mulai sore hingga menjelang terbenamnya matahari, area persawahan yang ada di wilayah ini tak pernah sepi dari muda-mudi yang lagi asyik nongkrong. Menurutnya ia berjualan setiap hari terkadang libur tidak jualan, namun jualan pastinya di hari sabtu dan minggu.

"Saya jualannya setiap hari kalau tidak repot, kalau repot ya libur namun hari sabtu dan minggu saya sudah pasti jualan. Untuk menarik pembeli saya membuat konten di sosial media seperti Tiktok, WhatsApp, Instagram dll. Sehingga saat ini bisa membuat banyak anak muda milenial yang berdatangan untuk ngopi sambil nyore disini," ungkapnya.

Salah satu penikmat kopi bernama Hendra Aji (20) warga Mojokerto itu mengatakan, kalau suka melakukan kegiatan nongkrong di pinggir hamparan sawah karena ingin jauh dari suasana bising. Disisi lain, iapun bosan dengan suasana ngopi yang ada di tempat-tempat ngopi pada umumnya.

"Ternyata lebih nyaman dan syahdu jika ngopi dengan suasana persawahan serasa di pedesaan ketimbang di tempat ngopi pada umumnya. Saya disini juga tidak sekedar nongkrong dan memandangi keindahan dipinggir hamparan sawah saja, tapi kadang juga diskusi dalam mencari inspirasi sambil menikmati kopi di sore hari," katanya. (raw/jek)
Mungkin Juga Menarik × +

 
Atas
Night Mode