Dua Tahun Car Free Day Vakum, Kini Mulai Dibuka Kembali ~ Jurnalmojo | Berita terbaru hari ini
RUNNING NEWS :
Loading...

Dua Tahun Car Free Day Vakum, Kini Mulai Dibuka Kembali

-

Baca Juga

Suasana keramaian di jalur Car Free Day di  Surodinawan. (FOTO: Anggun Kusuma Wardani/JurnalMojo)
Suasana Car Free Day di wilayah Surodinawan (Foto : Anggun Kusuma Wardani)

MOJOKERTO (jurnalMojo.id) — Di wilayah Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, lokasi kegiatan Car Free Day (CFD) terlihat ramai kembali, setelah 2 tahun tidak terlaksana akibat pandemi.

Sudah menjadi budaya setiap Minggu pagi, kegiatan Car Free Day ini berlangsung, dengan banyaknya masyarakat yang menikmati jalan kaki tanpa ada kendaraan yang lewat.

Meskipun sempat terguyur hujan, sehingga jalan jalan digenangi air. Namun, hal ini tidak menyurutkan sebagian pedagang untuk tetap berjualan.

Banyak pedagang yang masih membuka lapaknya dengan mendirikan stand dagangannya di lokasi Car Free Day di Surodinawan ini.

Menurut Taji (30), salah seorang pedagang di lokasi CFD, mereka kebanyakan beroperasi mandiri dan tidak mengatasnamakan kelompok.

"Sudah sejak awal saya dagang, kemarin saat covid sempat dilarang buka, tapi setelah itu kita buka lagi. Dan kita atas nama pribadi bukan mengatasnamakan anggota paguyuban pedagang CFD," ucapnya.

Dia menyampaikan, banyak pedagang yang ingin berjualan disini, tapi lahan yang kurang luas. Terlebih sebagian dari mereka menggantungkan hidupnya dari jualan di CFD. Selama CFD ditutup dan mereka berhenti berjualan, pemasukan juga ikut berhenti.

"Sudah diajukan izin, kepada dinas terkait. Semoga bisa disetujui," ujarnya.

Hal ini juga dibenarkan oleh pedagang lain, Samsiah. Menurutnya, sebagian pedagang menggantungkan penghasilannya dengan berjualan di CFD.

"Sudah lama tutup, penghasilan juga nggak ada, Alhamdulillah sekarang sudah normal lagi. Kebanyakan pedagang menggantungkan penghasilannya di sini. Kita juga atas nama pribadi tidak ikut serta anggota paguyuban pedagang CFD," imbuhnya.

Adanya CFD ini menguntungkan juga bagi kalangan ibu rumah tangga, terlebih banyak pedagang sayur matang maupun mentah sehingga mempermudah pekerjaan mereka.

"CFD ini memperingan pekerjaan ibu rumah tangga kalau pagi, bisa sedikit santai tidak memikirkan mau masak apa tinggal beli disini sudah banyak," ujar salah satu pembeli.

Harapan mayoritas pedagang CFD agar kegiatan seperti ini terus diadakan tanpa ada pemberhentian seperti waktu covid dulu, karena kehidupan mereka banyak yang bergantung dengan berdagang dan perekonomian bisa kembali normal. (gun/jek)


Mungkin Juga Menarik × +

 
Atas
Night Mode